Bandung (Antara Bali) - Judoka asal Bali, Gede Ganding Kalbu menambah koleksi medali perunggu untuk Pulau Dewata di kelas bebas dalam ajang PON XIX yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung, Minggu.

"Hari ini judoka Bali menambah kembali satu perunggu, gagalnya Bali raih perak karena telah mengalahkan Gerrad Pantouw dari DKI Jakarta," ujar Pelatih Judo Bali Made Antika Kowara, di Bandung.

Sedangkan, peraih medali emas di kelas bebas cabang olahraga judo diraih Horas Manurung dari Jawa Barat.

Ia mengatakan Ganding kalah melawan Gerrad karena mendapat hukuman dari juri dalam laga tersebut.

Gede Ganding Kalbu yang sebelumnya turun dikelas 90-100 kilogram juga berhasil meraih medali perak dalam ajang itu.

Dari empat pejudo yang diturunkan di kelas bebas yakni I Kadek Rakyanda Adyatama, Putu Wiradamungga Adesta, Kadek Ayu Intan Lestari, dan Gede Ganding Kalbu.

Namun, pejudo Ayu kalah dari pejudo Annisa DKI Jakarta, Rakyanda kalah sama Gerry DKI dan Adesta kembali menelan kekalahan sama Horas Manurung asal Jabar.

"Kami hanya mampu menambah satu keping perunggu saja. Selebihnya memang tidak ditargekan meraih medali. Itu karena rival terlalu berat di kelas bebas," ujarnya.

Antika menutrukan, hingga saat ini tim judo PON Bali mengumpulkan 2 medali emas, 3 perak dan 5 perunggu. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016