Singaraja (Antara Bali) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Distrik Militer 1609/Buleleng, Bali, mendukung penuh program swasembada beras melalui pendampingan kelompok subak di semua wilayah di daerah itu.

"Kami selalu rutin saling berkoordinasi dan bermusyawarah menghadapi keluhan menyangkut persoalan pertanian di daerah ini," kata Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Infantri Budi Prasetyo, di Singaraja, Minggu.

Menurut dia, secara umum potensi pertanian di kabupaten terluas di Pulau Dewata itu cukup tinggi dan berpotensi diberdayakan secara maksimal memenuhi kebutuhan di daerah.

TNI, kata dia, selama ini optimalkan membantu kelompok petani subak di beberapa wilayah seperti di Seririt, Gerokgak, Sukasada, Sawan dan beberapa daerah lain bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng Pemkab Buleleng.

"Pekan ini sudah kami lakukan monitoring dan evaluasi di enam subak di wilayah Koramil 03/Seririt. Peran TNI mendekatkan diri dengan rakyat melalui pertanian. Kita ketahui bersama TNI kuat bersama rakyat," ujar Letkol Infantri Budi Prasetyo.

Dikatakan pula, di beberapa daerah mengembangkan subak juga memiliki potensi penghasil beras berkualitas dimana dapat bersaing dengan beberapa jenis beras luar Bali.

"Petani Buleleng mempunyai model pertanian tradisional yang bagus, juga didukung dengan lahan yang sangat produktif dan berkualitas. Kedepan akan kami dampingi terus," kata Letkol Infantri Budi Prasetyo.

Budi memaparkan, selama ini keterlibatan TNI bukan sebatas koordinasi saja tetapi juga terlibat dalam proses penanaman bibit, pemeliharaan dan panen padi.

"Jika dulu kami berjuang merebut kemerdekaan saat ini lawan dihadapi adalah kebutuhan pangan. TNI berkomitmen meningkatkan hasil panen dan swasembada beras di daerah," ujar Letkol Infantri Budi Prasetyo. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016