Tabanan (Antara Bali) - Penjabat Bupati Tabanan, Bali Wayan Sugiada bersama sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) menghadiri kegiatan ritual berskala besar "karya Ngenteg Linggih" di Pura Dalem Delod Yeh, Banjar Delod Uma, Kaba Kaba, Kecamatan Kediri.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tabanan I Putu Dian Setiawan di Tabanan, Sabtu mengatakan, masyarakat setempat menggelar kegiatan ritual itu setelah sebelumnya berhasil merampungkan pembangunan tempat suci yang menghabiskan sebesar Rp 355 juta.

Panitia kegiatan ritual tersebut Gusti Putu Baskara melaporankan "upacara ngenteg linggih" dan pembangunan pura dibangun dengan dana swadaya yang diperoleh secara iuran dari 26 kepala keluarga (KK).

"Setiap KK kena iuran Rp10 juta yang dapat diangsur, disamping panitia masih menggunakan dana pinjaman," ujar Gusti Putu Baskara.

Penjabat Bupati Tabanan Wayan Sugiada memberikan apresiasi atas swadaya masyarakat dalam mewujudkan pembangunan tempat suci dan kegiatan ritual bagi masyarakat Desa.

Menurutnya ini menjadi cermin kebersamaan, persatuan kesatuan dan rasa tulus iklas diantara anggota masyarakat dalam melaksanakan pengorbanan suci (yadnya).

Ia mengajak masyarakat untuk terus memelihara persatuan dan kesatuan.

"Pelihara dan jaga persatuan kesatuan, jalani yadnya dengan tulus iklas, niscaya kedamaian, kesejahteraan akan dikaruniai-Nya," ujar Penjabat Bupati Wayan Sugiada. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015