Denpasar (Antara Bali) - Pengamat politik Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Dr Nyoman Subanda berpendapat bahwa calon anggota legislatif non-Hindu di Provinsi Bali masih memiliki peluang untuk menang pada Pemilu 2014.

"Dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) setiap individu berpeluang untuk dipilih menjadi seorang calon legislatif dimanapun, asalkan memiliki persyaratan yang sesuai dan tidak melanggar undang-undang tanpa ada ukuran latar belakang keyakinan tertentu," kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undiknas di Denpasar itu, Sabtu.

Jika ada politikus non-Hindu yang ingin maju sebagai calon pejabat publik di Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, maka dia menyarankan kepada calon tersebut untuk menonjolkan kualitas sosialnya. "Investasi sosial itu penting. Tunjukkan siapa diri dan apa yang bisa dilakukan untuk masyarakat. Jika sudah ada bukti nyata, masyarakat pasti akan simpati sehingga tidak perlu melakukan cara-cara yang `kotor`," katanya.

Bagi caleg yang beragama Hindu, Subanda mengingatkan agar mulai sekarang menunjukkan peran nyata di tengah masyarakat. "Bagi calon yang berstatus putra daerah sekaranglah perlihatkan kemampuan di masyarakat. Bukannya pada saat seperti ini saja baru mau dekat dengan rakyat," katanya. (M038)

Pewarta: Oleh I Made Argawa

Editor : M. Irfan Ilmie


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013