London (Antara Bali) - Museum Oriente Lisabon menggelar pameran tetap wayang bertajuk "Shadows of Asia", dengan menampilkan koleksi wayang kulit dan properti pedalangan dari tujuh negara Asia, yakni Indonesia, India, China, Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Turki.

Pensosbud KBRI Lisabon, Tri Wahyuni kepada Antara di London, Senin, mengatakan tujuan pembukaan pameran itu adalah untuk mempromosikan keberagaman tradisi wayang Asia di Portugal, mulai dari yang tradisional hingga wayang modern berbasis teknologi informasi.

Direktur Museum, Prof João Amorim, dan pimpinan Yayasan Oriente, Dr Carlos Monjardino yang dikenal aktif bekerjasama dengan KBRI Lisabon dan perwakilan asing mempromosikan dan mensponsori kegiatan budaya Asia di Portugal, meresmikan pameran yang dihadiri sekitar 40 tamu undangan dari kalangan diplomatik, seniman dan pimpinan museum se-Lisabon, dan kurator Sylvie dan Jacques Pimpaneau.

Prof Amorim mengatakan bahwa pameran kali ini kaya akan makna dan memiliki misi meneruskan kisah maupun legenda bangsa-bangsa di Timur yang dikenal kaya keragamannya melalui berbagai karakter teater bayangan (wayang). (*/M038)

Pewarta: Oleh Zeynita Gibbons

Editor : M. Irfan Ilmie


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013