Menjelang musim mudik Lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan kendaraan mereka di rumah selama beberapa hari hingga beberapa minggu.
Berikut beberapa kiat yang dapat dilakukan sebelum meninggalkan motor listrik selama mudik Lebaran sebagaimana yang dibagikan Polytron:
1. Tidak perlu matikan MCB jika tidak pergi lebih dari sebulan
Mematikan saklar Mini Circuit Breaker (MCB) umumnya dilakukan ketika motor listrik ditinggalkan dalam waktu yang sangat lama. Namun, jika perjalanan mudik hanya berlangsung sekitar 1–2 minggu, pengguna tidak perlu mematikannya.
2. Gunakan standar tengah
Pastikan motor diparkir menggunakan standar tengah agar posisi kendaraan lebih stabil dan aman selama ditinggalkan. Jika posisi motor stabil dan tegak, ini akan mengurangi risiko motor terjatuh akibat dorongan angin, tersenggol orang, atau pergeseran tanah.
Selain itu, penggunaan standar tengah juga membantu mengurangi tekanan pada salah satu sisi ban dan suspensi yang dapat terjadi jika hanya menggunakan standar samping dalam waktu lama.
3. Isi daya sekitar 50 persen dari kapasitas
Sebelum meninggalkan motor dalam waktu beberapa hari hingga minggu, disarankan untuk mengisi daya baterai sekitar separuh dari kapasitasnya agar membantu menjaga kesehatan baterai selama kendaraan tidak digunakan.
4. Cek tekanan ban
Pastikan tekanan ban berada pada kondisi ideal sebelum meninggalkan motor. Hal ini membantu mencegah berkurangnya tekanan udara dan memastikan kendaraan siap digunakan kembali setelah libur Lebaran.
5. Gunakan kunci ganda
Tambahkan pengamanan ekstra dengan menggunakan kunci ganda, seperti kunci cakram atau rantai yang dipasang pada roda depan, untuk meningkatkan keamanan kendaraan.
6. Aktifkan fitur alarm
Pastikan fitur alarm pada sistem keyless diaktifkan agar memberikan perlindungan tambahan apabila terjadi gangguan atau percobaan pencurian pada kendaraan.
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026