Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi bergerak melemah di tengah pelaku pasar, utamanya investor asing bersikap wait and see terhadap hasil pertemuan otoritas pasar modal Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada sore ini.
IHSG dibuka melemah 70,36 poin atau 0,84 persen ke posisi 8.259,25. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,91 poin atau 0,11 persen ke posisi 834,44.
"Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan cenderung konsolidasi pada kisaran 8.150-8.600 pada pekan ini. Jika IHSG mampu bertahan di atas 8.600, berpotensi melanjutkan rebound," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Dari dalam negeri, Ratna mengatakan pelaku pasar akan mencermati perkembangan gejolak pasar modal Indonesia, setelah beberapa pejabat otoritas mundur.
Langkah cepat dari pemerintah yang segera menunjuk pejabat sementara di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI serta adanya pernyataan dari pemerintah yang berupaya menenangkan investor, diharapkan akan membuat meredanya kekhawatiran investor akan ketidakpastian.
"Selanjutnya, investor akan menantikan implementasi dari kebijakan yang sudah dicanangkan," ujar Ratna.
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026