Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, meningkatkan kualitas guru dan kesehatan anak di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada 2026 untuk mendukung generasi Indonesia Emas.
“Butuh persatuan antara pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk mencetak generasi emas Gianyar yang berkarakter,” kata Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Surya Adnyani Mahayastra di sela-sela sosialisasi program kerja di Gianyar, Bali, Sabtu.
Sosialisasi itu dihadiri sekitar 1.000 guru dan tenaga kependidikan PAUD di Gianyar.
Bunda PAUD sebagai penggerak pendidikan anak di Gianyar itu telah menyusun program kerja 2026 untuk mendukung pendidikan para guru sekaligus kesehatan anak yaitu pemberian tanda jasa kepada guru tetap yayasan PAUD sebanyak 839 orang.
Selanjutnya, dukungan dana pendidikan tinggi kepada guru PAUD Negeri yang sedang menyelesaikan tugas akhir sarjana dan pascasarjana.
“Pemerintah daerah berupaya untuk merencanakan penganggaran bantuan biaya pendidikan,” imbuh Surya.
Kemudian memastikan anak-anak tumbuh sehat dan bebas stunting melalui program Pemberian Makanan Tambahan yang akan menyasar 3.300 siswa, mencakup seluruh siswa PAUD Negeri dan siswa kurang mampu di sekolah swasta.
Program lainnya yaitu memberikan pakaian seragam gratis untuk meringankan beban orang tua untuk seluruh siswa PAUD Negeri se-Kabupaten Gianyar.
Tak hanya itu, Beasiswa Siswa Miskin (BSM) kepada anak di Gianyar yang berhenti sekolah karena terkendala biaya yang dialokasikan sebanyak 200 siswa juga memperoleh bantuan uang dan alat perlengkapan sekolah.
Selain itu, ada pula program rekreasi dan pemberian bingkisan berupa alat penunjang pembelajaran untuk 200 anak kurang mampu serta menanamkan pendidikan karakter melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang termuat dalam 1.700 buku.
“Pemerintah daerah tahun ini menyiapkan anggaran penguatan sarana prasarana melalui program pemeliharaan gedung sekolah negeri dan pengadaan alat permainan edukatif,” katanya.
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026