Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Joseph Edward Purba berkomitmen untuk memprioritaskan keamanan dan kelancaran lalu lintas untuk mendukung iklim pariwisata.
Saat acara tatap muka dengan wartawan di Kantor Polres Badung pada Selasa, Kapolres Badung mengatakan keamanan dan kelancaran lalu lintas sangat berpengaruh terhadap kelancaran pariwisata.
"Revitalisasi pola pengamanan dan pola lalu lintas tentu akan kami terapkan ke depan dengan kolaborasi dengan Pemerintah daerah guna mewujudkan pariwisata yang berkualitas," katanya.
Mantan Kapolres Karangasem tersebut mengungkap tantangan pariwisata sekarang adalah meningkatnya kejahatan konvensional dan terjadinya kemacetan lalu lintas di tempat-tempat yang merupakan tujuan wisata.
Karena itu, dalam waktu dekat dirinya akan berkoordinasi dengan Pemda setempat dan Imigrasi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan terjadinya kejahatan di Badung khususnya yang melibatkan warga negara asing.
Khusus untuk pengawasan WNA, Polres Badung dibantu oleh Direktorat Intelkam Polda Bali melalui aplikasi Cakrawasi.
Aplikasi itu sedang dikembangkan oleh Polda Bali dan jajaran untuk melakukan pendataan dan pengawasan terhadap orang asing di Bali.
Dia menyebutkan, sejak aplikasi tersebut dioperasikan, sudah ada lebih dari 1.000 WNA terdaftar sejak Desember 2025. Menurut Edward, pendataan WNA melalui aplikasi Cakrawasi tersebut untuk mengantisipasi terjadinya tindakan pidana yang dilakukan oleh orang asing di Kabupaten Badung.
Dia mengatakan tindakan tersebut tidak melanggar privasi WNA yang berkunjung ke Bali, tetapi sebagai database yang berisi identitas, lama tinggal serta pekerjaan.
Polisi pun menjamin keamanan dan kerahasiaan data tersebut.
"Dengan pola pengamanan yang sudah kita konsepkan paling tidak mencegah kejadian, gangguan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Badung," ungkapnya.
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026