Kepolisian Daerah (Polda) Bali melakukan panen raya jagung di Asrama Polri Abian Timbul Denpasar sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.

"Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan petani lokal di Bali," kata
Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya di sela-sela panen raya jagung serentak kuartal IV di Denpasar, Bali, Kamis.

Total luas lahan jagung yang dipanen pada kegiatan tersebut mencapai 0,89 hektare, terdiri atas 0,24 hektare di wilayah Denpasar dan 0,65 hektare di wilayah Bangli.

Sepanjang 2025, Polda Bali mengelola lahan jagung seluas 446,54 hektare dengan capaian produksi yang berfluktuasi setiap kuartal.

Pada kuartal I, panen dilakukan pada lahan seluas 2,5 hektare dengan hasil mencapai 15,15 ton.

Kemudian pada kuartal II menjadi masa tanam dengan luas mencapai 324,73 hektare.

Meski produksi mengalami gagal panen seluas 208,54 hektar, namun panen jagung yang dihasilkan mencapai 438,1 ton.

Sementara itu, pada kuartal III mencatat panen sementara sebanyak 133,26 ton dari lahan seluas 92,41 hektare.

Capaian tertinggi terjadi pada kuartal IV, dengan hasil panen mencapai 493,40 ton dari lahan yang relatif kecil.

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Aryasandi menjelaskan dalam pelaksanaannya program swasembada pangan di Bali melibatkan 37 kelompok tani melibatkan 229 petani binaan.

Dari sisi potensi lahan, Polda Bali mencatat lahan kelompok tani binaan Polri sebagai kontributor terbesar dengan luas mencapai 408,72 hektare.

Selain itu, imbuh Sandi, terdapat potensi lahan Perhutanan Sosial seluas 366 hektare yang saat ini tersedia rencananya untuk pengembangan mendatang.

Ada pun serapan terbesar berasal dari Polres Badung sebanyak 15 ton dan Polres Karangasem mencapai 8 ton.

Sedangkan sisa hasil panen mencapai 532,99 ton yang dijual langsung oleh petani ke pasar lokal.

Aryasandi menambahkan untuk mendukung produktivitas petani, Polda Bali juga menyalurkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Bantuan tersebut meliputi 481 unit penyemprot elektrik, 82 unit pompa air, 30 unit traktor roda dua, 586 sak pupuk, serta 67,5 kilogram bibit jagung.

"Polda Bali berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperkuat guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Bali secara berkelanjutan," katanya.

Pewarta: Rolandus Nampu

Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026