Sebuah tim khusus dan handal segera meningkatkan keamanan dan keselamatan di Singapura

Singapura (Antara Bali) - NEC Asia Pacific, anak perusahaan sepenuhnya NEC Corporation (kantor pusat: Jepang), merupakan pemimpin konsorsium internasional berdaya tinggi yang telah memenangkan proyek Safe City Test Bed Singapura yang dipelopori oleh Kementerian Dalam Negeri (MHA) dan Badan Pengembangan Ekonomi Singapura (SEDB), bertujuan mengujicobakan berbagai teknologi mutakhir untuk digunakan bagi keamanan umum.

Safe City Test Bed merupakan prakarsa riset dan pengembangan untuk mengembangkan sejumlah kemampuan baru untuk menjaga Singapura agar tetap aman dan kondusif. Prakarsa ini melibatkan penerapan test-bed yang memungkinkan berbagai badan pemerintah dapat berintegrasi dan menganalisa data yang terkumpul dari sejumlah sensor dan sistem jaringan yang sudah ada dengan menggunakan analisa dan perangkat penyebar informasi yang canggih.

Test-bed ini diharapkan dapat membantu pemerintah menghadapi berbagai tantangan di dunia modern ini, di mana pertumbuhan barbagai teknologi baru, seperti teknologi komputasi, telekomunikasi, transportasi data, dan tentunya penggunaan perangkat digital di seluruh dunia, sangat tinggi. Perkembangan ini bermuara pada terwujudnya akses dan penyebaran informasi yang lebih cepat dan lebih mulus, yang merupakan suatu tantangan kompleks dan menantang untuk dikelola.

Konsorsium NEC berusaha mencari cara untuk menghadapi tantangan-tantangan semacam ini dengan membangun sebuah infrastruktur kolaborasi antar agensi komprehensif yang memanfaatkan berbagai teknologi mutakhir, seperti analisa data, analisa resiko, dan permodelan hubungan yang canggih, untuk membantu banyak lembaga memahami dan mengkorelasikan informasi dari berbagai sumber serta untuk mengoptimalkan penyebaran sumber daya.

"Kami yakin beragamnya kemampuan dan keahlian yang dibawa oleh konsorsium NEC AP akan beanar-benar bermanfaat, karena mereka bekerjasama untuk menciptakan berbagai solusi baru untuk pasar keamanan masyarakat yang tumbuh dengan pesat. Hal ini juga menjadi peluang yang baik bagi NEC untuk menciptakan industri sejenis di pasar Singapura," kata Bapak Gian Yi-Hsen, Direktur Badan Program Industri Keamanan dan Keselamatan SEDB.

"Melalui kemitraan kami di NEC pada proyek Safe City ini, kami berharap dapat menciptakan dan menguji berbagai solusi yang akan secara signifikan meningkatkan kapabilitas dan efisiensi operasional Badan-badan Pemerintah kami," ungkap Bapak Anselm Lopez, Direktur Kemitraan Internasional dan Pengembangan Kapabilitas MHA.

"Safe City Test Bed memberi NEC platform ideal untuk menjalankan riset dan pengembangan, menguji inovasi-inovasi kami, dan pada akhirnya, membawa produk-produk ini ke pasar global. Kami merasa terhormat dapat terpilih pada prakarsa ini di dalam kompetisi yang sungguh ketat, dan kami sangat yakin kalau kami memiliki teknologi yang tepat dan tenaga ahli yang banyak untuk menyukseskan program test-bed ini," kata Bapak Tan Boon Chin, Direktur Pelaksana Pusat Kompetensi Keamanan Masyarakat NEC Asia Pacific.

NEC dikenal secara global atas solusi-solusi keamanan dan keselamatannya. Teknologi pengenalan sidik jari dan wajah biometrik milik perusahaan ini, yang telah digunakan di lebih dari 30 negara, menempati peringkat ke-1 oleh Lembaga Standard dan Teknologi Nasional Amerika Serikat (NIST). Perusahaan ini baru saja memperkenalkan prakarsa global "Safer Cities" yang menawarkan sebuah perangkat solusi keamanan canggih dan mutakhir, seperti pengelolaan pengendalian imigrasi, pengawasan kota, identifikasi nasional, penegakan hukum, keamanan dunia maya, dan pengelolaan darurat dan bencana bagi pemerintah di seluruh dunia.

Grup NEC-Led terdiri dari lembaga multinasional, seperti ESRI Singapore, iOmniscient Pte Ltd, Oracle, G Element Pte Ltd, GreenFossil Pte Ltd, dan ZWEEC Analytics Pte Ltd. Meski para anggota di konsorsium NEC telah kaya akan pengalaman di dalam menyebarluaskan teknologi semacam ini ke seluruh dunia, solusi-solusi yang ditawarkan pada program test-bed ini, pada dasarnya, merupakan eksperimental dan berhubungan dengan pengembangan.

Tentang NEC Asia Pacific Pte Ltd (NEC APAC)
NEC Asia Pacific yang berbasis di Singapura merupakan kantor pusat regional NEC Corporation (Kantor pusat: Jepang) di kawasan Asia Pasifik (Asia Selatan dan Tenggara, dan Oseania). Sebagai penyedia teknologi informasi dan komunikasi dan integrator sistem terkemuka yang menyediakan penjualan, jasa perbaikan, dan konsultansi regional, NEC APAC mengembangkan berbagai solusi, seperti jaringan telekomunikasi, identitas global, Identifikasi Frekuensi Radio (RFID), server perusahaan, dan pusat kontak, serta menyediakan juga layanan tenaga alih daya.

Untuk memanfaatkan kemampuan teknologi pada sektor keamanan masyarakat, NEC APAC telah membangun pusat kompetensi regional (keamanan masyarakat) untuk memperluas kapabilitas dan kemampuannya dalam mendukung unit usahanya di kawasan Asia Pasifik.

Sejalan dengan NEC Group Vision yang bertujuan mewujudkan ekosistem informasi yang bersahabat bagi manusia dan bumi, NEC juga ikut melaksanakan prakarsa tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung dan "menjadi pembeda" bagi alam (lingkungan), pendidikan, dan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.nec.com.sg. NEC adalah merek dagang terdaftar NEC Corporation. Semua Hak Dilindungi. Produk atau jasa lain yang disebutkan di atas merupakan merek dagang pemiliknya masing-masing. ©2013 NEC Corporation.

Tersedia dari Siaran Pers
http://www.nec.co.jp/press/en/1001/2001.html
http://www.nec.co.jp/press/en/1006/3002.html

Untuk Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
NEC Asia Pacific:
NAMA: Ibu Masako Hirano
DID : +65 6379 2570
PONSEL: +65 9018 6652
Email: M-Hirano@NEC.com.sg

SUMBER: NEC Corporation 
(Antara/Bernama-AsiaNet/ADT)

Pewarta:

Editor : I Nyoman Aditya T I


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013