Nusa Dua (Antara Bali) - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat,  Marzuki Alie mempersilahkan bagi loyalis Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, untuk mundur setelah santer terdengar kabar akan ada lebih dari 2.200 orang kader partai akan mengundurkan diri.
     
"Manakala ada seseorang yang tersangka korupsi kemudian diikuti oleh orang lain yang tidak suka karena yang bersangkutan dikeluarkan, ya silakan. Masyarakat akan senang, berarti yang keluar itu mendukung koruptor," katanya di Nusa Dua, Selasa.
     
Meski tidak menyebut secara terang-terangan, namun yang dimaksud tersangka korupsi oleh Ketua DPR RI itu adalah Anas Urbaningrum yang terpaksa harus merelakan jabatannya sebagai ketua umum partai berlambang mercy itu akibat tersandung kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.
     
Sejak mundurnya Anas dari partai berwarna biru itu, satu per satu kader partai mengundurkan diri. Menanggapi adanya kabar lebih dari 2.200 orangkader Partai Demokrat di seluruh Indonesia yang akan mundur, Marzuki menyatakan bahwa mereka merupakan kader baru yang tidak tahun pahit getirnya membangun partai.
     
"Saya tidak yakin mereka kader, karena partai ini secara administratif dibangun sejak tahun 2001 dan kemudian kami berjuang sejak tahun 2003. Perjuangan itu bukan karena seseorang yang menjadi tersangka, perjuangan itu bersama seluruh kader bersama SBY," tambahnya. (DWA)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013