Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan transformasi industri tradisional menuju Industri 4.0 membutuhkan peta jalan atau roadmap.

"Bagaimana (transformasi) dari industri tradisional ke Industri 4.0 itu ada peta jalannya atau roadmap, bukan sekedar hanya bicara jadi Industri 4.0," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara virtual Erick Thohir Menyapa - Fast Break Menuju Generasi Emas BUMN di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu Menteri BUMN Erick Thohir betul-betul meminta ada konektivitas antara SDM senior dan junior BUMN secara terbuka.

"Kenapa? Kalau kita jadi dinosaurus, BUMN-nya bangkrut semua dan berapa banyak orang kehilangan pekerjaan dan berapa banyak public service yang hilang kepada perlindungan masyarakat yang kurang mampu," ujar Erick Thohir.

Baca juga: Erick Thohir dorong BUMN perbesar atensi kepada pelajar dan perempuan

Erick Thohir sendiri tidak segan-segan meminta kepada Himbara dan Telkom, salah satu klaster yang bisa beradaptasi dengan pasar terbuka serta persaingan dengan pemain asing dan swasta supaya bisa berkelanjutan atau sustain. Kendati demikian Menteri BUMN itu terus mendorong Himbara dan Telkom untuk terus maju dan berkembang.

Erick Thohir meminta agar BUMN di klaster lainnya harus mengikuti adaptasi dan langkah-langkah baik yang sudah dilakukan oleh Himbara dan Telkom dalam memenangkan persaingan.

"Saya sendiri kalau mengerjakan apapun dengan hati. Saya ingin kita semua memiliki hal tersebut, karena salah satu poin nilai inti AKHLAK itu adalah Amanah, hati," katanya.

Baca juga: "Millenial Smartfarming" di Bali cetak petani berkapasitas ekspor

Sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggandeng Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mengakselerasi perusahaan BUMN bertransformasi mengimplementasikan Industri 4.0.

Inisiasi tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk BUMN yang dilakukan oleh Kemenperin dan Kementerian BUMN.

Menteri BUMN mengatakan untuk mendukung Making Indonesia 4.0, Kementerian BUMN berinisiasi untuk membuat Program Making BUMN 4.0. Hal ini sesuai dengan salah satu prioritas Kementerian BUMN, yakni kepemimpinan teknologi yang berisi harapan BUMN ke depan untuk mampu memimpin secara global dalam sektor teknologi strategis dan melembagakan kapabilitas digital.

Transformasi Industri 4.0, lanjutnya, harus senantiasa diiringi perubahan mindset sebagai elemen terpenting dalam proses transformasi, yakni kesadaran akan adanya manfaat menggunakan peralatan digital, bukan hanya sekedar kemampuan untuk menggunakan teknologi.

 

Pewarta: Aji Cakti

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021