Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar telah merawat delapan pasien, tiga diantaranya berasal dari China, tiga lainnya dari Indonesia, satu dari Meksiko dan satu lagi berasal dari Amerika Serikat, namun semua pasien dinyatakan negatif terjangkiti virus Corona.

"Perkembangan situasi saat ini bahwa di RS Sanglah, belum ada pasien yang terjangkit virus Corona. Sampai saat ini pasien yang kita rawat dengan observasi panas, semuanya negatif virus corona dan hanya flu biasa," kata Direktur Utama RSUP Sanglah, dr. I Wayan Sudana, di RSUP Sanglah Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan dari delapan pasien tersebut, ada dua yang masih dirawat, satu warga negara China (30) dan satu lagi seorang warga negara Indonesia (31). Lima pasien lainnya sudah pulang beberapa hari lalu karena memang negatif terjangkit virus Corona, termasuk tiga pasien yang diperbolehkan pulang pada 24-25 Januari lalu.

Adapun keluhan dari dua pasien tersebut selama ini yaitu panas, flu dan untuk pasien asal China, menurutnya mungkin, karena sempat berpergian jauh sehingga kondisinya menurun, namun keterkaitan dengan China menjadi perhatian khusus, meski pemeriksaan harus dilakukan dengan "clear" (jelas kebenarannya) agar tidak menimbulkan kepanikan.

Baca juga: Kadiskes Bali ajak masyarakat kenali ciri orang terkena virus corona

"Memang sekarang pun banyak yang terkena flu, terus capek, sehingga staminanya drop. Untuk kedua pasien itu sudah mulai membaik dan sebentar lagi sudah diperbolehkan pulang," katanya.

Dari delapan pasien yang sempat dirawat di RSUP Sanglah sebelumnya itu dalam pengawasan karena memiliki riwayat berpergian ke China sehingga dirawat untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

"Untuk pasien yang warga negara Indonesia, dia pernah ke China sehingga kita awasi, dan memang sampai saat ini belum ada yang positif dan masih negatif semua," ucapnya.

Dua pasien lainnya hanya flu biasa dan pada tahap ini tidak membutuhkan pemeriksaan laboratorium karena memang tidak ada indikasi. Pasien itu dirawat di RSUP Sanglah karena staminanya yang menurun.

Baca juga: Pramugari yang dirawat di RSUD Tabanan tidak terkena virus Corona (video)

Terkait dengan kesiapan, dia menjelaskan bahwa persiapan tidak hanya meliputi sarana prasarana, namun juga fasilitas di gedung yang khusus, SDM dengan tenaga medis yang lengkap.

Untuk tenaga medis, bukan hanya dokter spesialis, tetapi juga tenaga perawat terlatih semua dan tenaga pendukung lainnya.

"Saya kira masyarakat di Bali, tidak perlu khawatir ataupun cemas karena sampai saat ini untuk di RSUP Sanglah tidak ada yang terverifikasi dan tidak ditemukan pasien terjangkit virus corona," katanya.
 

Pewarta: Ayu Khania Pranishita

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020