Denpasar (Antara Bali) - Kepolisian Daerah Bali menggandeng polisi adat atau pecalang dalam mengamankan Natal dan Tahun Baru 2012.
Kapolda Bali Irjen Pol Totoy Herawan Indra seusai memimpin upacara gelar "Operasi Lilin 2011" di Lapangan Puputan Margarana Renon, Kamis mengatakan, pengamanan untuk perayaan Natal dan Tahun Baru tidak hanya dilakukan oleh Polda Bali, melainkan bersama dengan polisi adat atau pecalang serta seluruh masyarakat.
"Semua jajaran sudah melakukan koordinasi dengan semua masyarakat yang ada bisa diberdayakan, termasuk pecalang dan desa pakraman, camat, Babinkamtibmas, dan Babinsa," ujarnya.
Totoy mengungkapkan, sejauh ini Bali berada dalam situasi yang kondusif meskipun ada peningkatan aktivitas masyarakat yang tinggi. Sehingga diimbau agar masyarakat mewaspadai bentuk kejahatan yang ada.
"Apabila membawa barang berharga mohon diwaspadai. Bila meninggalkan rumah ya dikunci. Langkah Polda yakni mengungkap kasus kejahatan yang terjado, yang belum ya tetap kami waspadai," katanya.
Kapolda juga berharap, di setiap tempat yang dapat terganggu keamanannya seperti gereja, tempat-tempat perbelanjaan, dan tempat wisata dapat diminimalisir. (***)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011
Kapolda Bali Irjen Pol Totoy Herawan Indra seusai memimpin upacara gelar "Operasi Lilin 2011" di Lapangan Puputan Margarana Renon, Kamis mengatakan, pengamanan untuk perayaan Natal dan Tahun Baru tidak hanya dilakukan oleh Polda Bali, melainkan bersama dengan polisi adat atau pecalang serta seluruh masyarakat.
"Semua jajaran sudah melakukan koordinasi dengan semua masyarakat yang ada bisa diberdayakan, termasuk pecalang dan desa pakraman, camat, Babinkamtibmas, dan Babinsa," ujarnya.
Totoy mengungkapkan, sejauh ini Bali berada dalam situasi yang kondusif meskipun ada peningkatan aktivitas masyarakat yang tinggi. Sehingga diimbau agar masyarakat mewaspadai bentuk kejahatan yang ada.
"Apabila membawa barang berharga mohon diwaspadai. Bila meninggalkan rumah ya dikunci. Langkah Polda yakni mengungkap kasus kejahatan yang terjado, yang belum ya tetap kami waspadai," katanya.
Kapolda juga berharap, di setiap tempat yang dapat terganggu keamanannya seperti gereja, tempat-tempat perbelanjaan, dan tempat wisata dapat diminimalisir. (***)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011