Denpasar (Antara Bali) - Bank Indonesia Denpasar memprediksi kebutuhan uang tunai pada libur akhir tahun serangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Bali jumlahnya akan stabil.

"Di Bali itu, baik Natal, Tahun Baru dan hari raya lainnya hampir-hampir tidak ada perbedaan yang signifikan jika dilihat jumlah permintaan uang tunainya," kata Pemimpin Bank Indonesia Denpasar Jeffrey Kairupan, di Denpasar, Sabtu.

Menurut dia, di Pulau Dewata pada akhir tahun 2011 jumlah permintaan uang tunai akan relatif stabil karena setiap saat Bali hampir kebanjiran tamu.

"Bahkan, kami sebelumnya pernah melakukan perhitungan, pertambahan wisatawan Nusantara dan mancanegara yang datang sewaktu-waktu antara 250 ribu hingga 500 ribu orang," ucapnya.

Demikian pun dengan di bulan Desember dan Januari, pihaknya memprediksi relatif sama karena tamu-tamu bergantian datang ke Bali dari jauh-jauh hari.

"Jika dulu masih ada istilahnya musim sekolah, musim bule, tetapi itu sekarang tidak ada lagi. Dapat dilihat dari Januari sampai Desember jalanan di sini macet terus," ujarnya.(**)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011