Guard Amartha Hangtuah Abraham Wenas menegaskan ia dan rekan-rekannya tak mau terlena akan hasil Piala Raja di Yogyakarta sebulan lalu menjelang laga perdana di turnamen pramusim Liga Bola Basket Indonesia (IBL), Piala Presiden Bola Basket, di GOR Sritex Arena, Solo.

Abraham dkk akan menghadapi Satya Wacana Salatiga pada Rabu sore dalam laga pertama penyisihan Grup A Piala Presiden, di mana mereka juga tergabung dengan Pacific Caesar Surabaya.

Baca juga: MVP Final musim lalu jadi pilihan pertama IBL Draft
Baca juga: Klub Amartha Hangtuah boyong kembali Kelly Purwanto

"Hasil Piala Raja kemarin sudah baik, tapi kami harus tetap waspada," kata Abraham saat ditemui seusai sesi latihan pagi Hangtuah di Sritex Arena, Rabu.

"Jangan sampai hasil Piala Raja jadi bumerang, karena memang masih ada beberapa komponen yang harus diperbaiki," ujarnya menambahkan.

Terlebih lagi, menurut pemain yang akrab disapa Bram itu, Piala Presiden Bola Basket menjadi ajang bagi para pemain lokal unjuk kemampuan, mengingat tim-tim IBL belum diperbolehkan diperkuat tiga pemain asing hasil IBL Draft sepekan lalu.

"Ini memang Piala Presiden jadi ajang buat para pemain lokal pembuktian, saling berlomba menjadi yang terbaik," katanya.

Dari segi penampilan pribadinya, peraih gelar Pemain Debutan Terbaik (Rookie of the Year) IBL 2017-18 itu mengaku ingin terus meningkatkan performanya menyongsong musim baru IBL.

Terlebih, dalam IBL 2018-19 Hangtuah berakhir di posisi paling buncit Divisi Merah hanya membukukan enam kemenangan dari 18 pertandingan musim reguler yang dilakoni.

"Saya berusaha membenahi kekurangan dan meningkatkan performa dari musim lalu," kata pemain kelahiran 6 Juni 1996 itu.

"Setelah itu baru bersama teman-teman memperbaiki permainan secara tim," pungkasnya.

Hangtuah mematok target tinggi di Piala Presiden Bola Basket yakni mencapai partai final, yang dibidik menyusul hasil Piala Raja dan beberapa laga eksibisi pramusim.
 

Pewarta: Gilang Galiartha

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019