Zainudin Amali resmi menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) usai serah terima jabatan dari pelaksana tugas (Plt) Hanif Dhakiri, Kamis, yang sebelumnya ditunjuk menggantikan Imam Nahrawi karena terjerat kasus dugaan korupsi.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh seperti dua mantan Menpora, Roy Suryo dan Adhyaksa Dault, Ketua Umum KOI Raja Saptha Oktohari, pengurus KONI, dan para pengurus cabang olahraga.

Dalam sambutannya, Hanif memandang Zainudin Amali sosok yang tepat mengisi pos Menpora periode 2019-2024. Pengalaman Amali di legislatif selama tiga periode menjadi bekal untuk memimpin Kemenpora selama lima tahun ke depan.

"Jangankan pegang pemuda dan olahraga, yang ruwet saja kalau dipegang Pak Zainudin bakal enggak ruwet. Kita antarkan Pak Zainudin jadi menteri yang sukses dan istiqomah," kata Hanif.

Baca juga: Pengamat: tugas pertama Zainudin perbaiki citra Kemenpora
Baca juga: Menteri Zainudin Amali langsung pantau kantor Kemenpora

Ia juga berharap di tangan Amali, olahraga Indonesia makin diperhitungkan di dunia internasional. "Juga bisa menjadi kementerian yang betul-betul dirasakan manfaatnya," kata dia.

Sementara itu, Zainudin Amali mengaku siap mengemban tugas baru untuk lima tahun ke depan. Meski minim pengalaman olahraga, namun dia yakin dengan dukungan serta semangat bersama mampu membawa olahraga ke arah yang lebih baik.

"Saya punya satu keyakinan apapun apabila dikerjakan bersama-sama Insya Allah akan bisa. Menpora tidak bisa kerja sendiri, tak bisa tanpa dukungan teman-teman, jadi saya minta dukungan serta doanya," kata Zainudin.
 

Pewarta: Asep Firmansyah

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019