Negara (Antara Bali) - Dinas Dikporaparbud Kabupaten Jembrana melalui Bidang Kebudayaan melakukan evaluasi terhadap kelompok pemuda (sekaa teruna-teruni) untuk menghindarkan dari perbuatan negatif seperti madat.

Saat bertemu dengan tokoh adat dan Sekaa Teruna Satria Tunggal Desa Adat Giri Utama, Kecamatan Mendoyo, Rabu (21/9) malam, Kabid Kebudayaan, I Gusti Ayu Anom Ariani, meminta para pemuda menjauhkan diri kegiatan negatif.

"Jauhkan diri dari kegiatan negatif yang merugikan diri sendiri seperti madat atau memakai narkoba," katanya.    
Menurut Ariani, di zaman seperti sekarang pengaruh-pengaruh negatif dengan gampang bisa merasuki masyarakat hingga ke desa-desa.

Ia berharap, pemuda bisa menjadi benteng untuk menyaring segala pengaruh negatif termasuk isu-isu yang menyesatkan dan mengancam kedamaian.      

Secara khusus dia menilai, pengaruh yang paling membahayakan dan mengkhawatirkan adalah penggunaan narkoba. "Semua perilaku itu sebenarnya hanya merugikan diri sendiri," ujarnya.  

Untuk menghindari semua hal negatif itu, Ariani mengatakan, pemuda harus berpegang pada Tri Karya Parisuda dengan melaksanakan darma atau kewajiban masing-masing.

Ketua Sekaa Teruna Satria Tunggal I Ketut Agus Rapindra mengatakan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan positif di bidang keagamaan serta kemasyarakatan.*

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011