Negara, Bali (Antaranews Bali) - Ni Kadek Sri Utami (17), seorang pelajar Kabupaten Jembrana, Bali, yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya, ditemukan nelayan sudah menjadi mayat di tengah laut,, Selasa.
    
Pencarian terhadap siswi salah satu SMK ini sudah dilakukan sejak Selasa pagi oleh Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, Polisi Perairan serta warga di sekitar perairan Rambut Siwi, Kecamatan Mendoyo, kata Koordinator Pos Basarnas Jembrana Komang Sudiarsa, di Negara.
    
Perairan tersebut menjadi fokus pencarian, karena sepeda motor serta tas milik pelajar asal Desa Medewi itu ditemukan di terminal parkir Pura Rambut Siwi.
    
Utami sendiri sejak Senin (19/2) malam tidak pulang ke rumah, setelah pamit keluar rumah  kepada orang tuanya  untuk fotocopy tugas sekolahnya.

Kronologis penemuan jenasah Utami berawal ketika Jasadnya  pertama kali dilihat oleh Rumadi, nelayan yang sedang memancing ikan layur di perairan Desa Medewi dengan menggunakan sampan fiber.
 
Saat melihat mayat di laut, ia menghubungi Nengah Suenia, bos pemilik sampan fiber. Suenia   langsung memerintahkan untuk menahan mayat tersebut.
 
"Saya tanya apa berani membawa mayat itu ke pinggir, ia bilang tidak berani. Saat itu ada perahu yang lewat, sehingga jenazah dibawa dengan perahu sampai disini," kata Suenia saat ditemui di PPN Pengambengan.
          
Proses evakuasi jenazah Utami di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kecamatan Negara menarik perhatian ratusan warga, meskipun mereka harus menunggu kedatangan perahu yang membawa jenasah, sampai beberapa jam.
    
Saat perahu pembawa jenazah sandar di dermaga, petugas beserta perwakilan keluarga naik ke perahu dan memastikan jenazah itu memang Utami. Koordinator Pos Basarnas Jembrana Komang Sudiarsa mengatakan, dari identifikasi yang dilakukan keluarga, jenazah itu dipastikan Utami.
    
I Ketut Winata, ayah Utami yang berdiri di dermaga tidak kuasa menahan diri, sehingga terpaksa dipegang untuk dijauhkan dari bibir dermaga yang berbatasan langsung dengan air laut.
    
Oleh nelayan asal Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, jenazah Utami dibungkus rapi dengan plastik warna biru.
    

Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018