Denpasar (Antaranews Bali) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendukung Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar agar segera beralih status menjadi universitas sehingga dapat berkembang lebih baik dalam memantapkan pemahaman umat mengenai ajaran agama.

"Bagi umat beragama di seluruh Indonesia, sangat penting memiliki pendidikan tinggi yang mendalami ilmu-ilmu agama. Apalagi Hindu adalah agama yang banyak dianut, oleh karena itu sangat relevan dan urgensi tinggi untuk memiliki universitas keagamaan," kata Lukman Hakim saat memberikan kuliah umum di Kampus IHDN Denpasar, di Denpasar, Senin.

Menurut dia, IHDN Denpasar menjadi satu-satunya institut yang fokus mendalami ajaran Agama Hindu di Indonesia dan bahkan dunia. Oleh karena itu, haruslah terus berkembang ke arah yang lebih baik dan salah satu tolok ukurnya harus mampu beralih ke universitas.

Lukman juga mengingatkan supaya IHDN tidak boleh tergantung pada orang perorang, tetapi harus mampu membangun sistem dengan sedemikian rupa yang memang sudah direncanakan.

"IHDN bisa seperti sekarang ini tidak jatuh dari langit, ini hasil dari proses panjang para pendahulu. Jadi kita berkewajiban tidak saja menjaga dan memelihara, tetapi generasi zaman `now` berkewajiban untuk terus mengembangkan, sehingga anak cucu kita bisa tetap bisa menerima manfaatnya," ucapnya.

Lembaga pendidikan tinggi keagamaan, lanjut dia, mutlak diperlukan agar pemahaman umat tentang agama itu benar dan tetap pada jalurnya yang moderat, bukan pada pemahaman dan pengamalan agama yang ekstrem.

Lukman menambahkan, para pendahulu bangsa juga telah meletakkan agama sebagai nilai-nilai kebangsaan, di samping untuk menjalin, merajut, dan merangkai kemajemukan yang sangat beragam.

"Oleh karena itu, agar pemahaman dan pengamalan agama tidak terputus dengan realitas di Indonesia. saya ingin titip betul ini. Kami di Kementerian Agama juga menggaungkan bahwa pemahaman beragama itu hakikatnya ber-Indonesia. Ber-Indonesia itu adalah beragama itu sendiri," ujarnya.

Artinya, ujar Lukman, dalam konteks Indonesia, harus dibangun kesadaran pada diri setiap anak bangsa yang religius dan agamais, bahwa ketika mengamalkan ajaran agama apapun yang dipeluk, itu wujud pengamalan sebagai warga negara Indonesia yang baik. Sebaliknya ketika menjalankan kewajiban sebagai warga negara, sebagai bagian dari anak bangsa juga wujud pengamalan keagamaan yang diyakini," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga meresmikan peluncuran buku "IHDN Zaman Now" dan "IHDN Press". (WDY)

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018