Denpasar (Antara Bali) - PT Pegadaian (Persero) terus berinovasi dalam mempermudah masyarakat di Tanah Air dalam melakukan transaksi melalui aplikasi "Pegadaian Digital Sevice" yang diperkenalkan pada publik Januari 2018.

"Pegadaian `digital service` merupakan salah satu fasilitas untuk nasabah dan calon nasabah agar dalam melakukan transaksi lebih cepat dengan banyak fitur pilihan dan informasi produk yang dapat diakses melalui telepon gengam milik mereka," kata Deputi Bisnis Area Denpasar, Bali, Sucahya P. Laksana di Denpasar, Jumat.

Ia menjelaskan, Pegadaian digital service ini, fungsinya hampir sama dengan "mobile banking" seperti diperbankan, sehingga masyarakat tidak menghabiskan waktu untuk datang ke Pegadaian dalam melakukan transaksi.

"Bukan berarti dengan adanya aplikasi Pegadaian digital service ini akan menghilangkan pelayanan konvensional, namun aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat melakukan transaksi diera digital," katanya.

Apabila masyarakat memerlukan rekapan (print) hasil transaksi dan ingin mengecek maupun mengambil uangnya tidak melalui transfer, nasabah masih bisa mendatangi unit pelayanan cabang yang dimilki Pegadaian.

Ia mencontohkan, nasabah yang sudah mempunyai kredit di pegadaian dan akan mendekati jatuh tempo, namun dengan adanya aplikasi ini nasabah lebih mudah dan tidak perlu datang ke Kantor Pegadaian apakah mau memperpanjang kredit atau dicicil maupun mau dilakukan penebusan.

"Hal seperti ini yang dapat dilakukan nasabah dengan mengunduh aplikasi ini dan melakukan transaksi melalui telepon selulernya," ujarnya lagi.

Program digital service ini segera disosialisasikan kepada internal Pegadaian agar mereka paham fungsi aplikasi ini seperti apa, setelah itu baru disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan seperti seminar atau menginformasikan melalui media sosial (facebook dan weside) milik Pegadaian.

Untuk itu, pegawai dan pejabat di Pegadiaan juga bisa menjadi nasabah Pegadaian sehingga harus mengetahui juga cara menggunakan digital service ini, karena mereka yang nantinya akan memperkenalkan kepada masyarakat seperti apa cara menggunakan aplikasi ini, sehingga dapat menjelaskan kembali kepada nasabah dan calon nasabah.

"Kami juga akan menyosialisasikan Pegadaian digital service ini melalui brosur atau dalam bentuk `hard copy` yang nantinya ditempel disetiap unit pelayanan cabang, bahwa kami memiliki program ini," katanya.

Aplikasi Pegadian digital service ini harus diunduh dahulu, kemudian dilakukan registrasi para nasabah lama dan baru. "Aplikasi ini merupakan penyempurnaan dari Pegadaian `mobile` yang sudah ada sebelumnya," katanya.

Dengan digital service ini infomasi dan produk pegadaian juga lebih mudah dikenal masyarakat, sehingga dapat mengurangi biaya konvensional seperti brosur, iklan, poster maupun lainnya. (WDY)

Pewarta: I Made Surya

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017