Tanjung, Lombok (Antara Bali) - Salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi, Smartfren melakukan uji kekuatan sinyal di tengah laut Gili Trawangan, Lombok Utara, atau dalam kejauhan 5 km dari daratan Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara.

"Uji coba itu untuk mengoptimalkan layanan digital  dengan memanfaatkan 4G LTE," kata Vice President Technology Relations and Special Project, Munir Suhada, saat melakukan uji coba bersama awak media di tengah laut Giri Trawangan, Kamis.

Ia mengatakan digital tentunya akan percuma jika tidak didukung dengan kualitas jaringan yang prima karena itu Smartfren terus mengembangkan serta meningkatkan kualitas jaringannya.

"Ini terbukti di tengah laut saja masih ada sinyal yang biasanya tidak dapat dijangkau," katanya

Jaringan 4G LTE di dalam handset (telepon genggam) berupa TDD yang  jangkauan luas  hingga 2.300 km dan FDD 850 mhz, memastikan tanpa BTS kekuatan sinyal pun bisa didapat.

Khusus di Jawa Timur, Denpasar dan Lombok, upaya melakukan langkah optimasi jaringan dan diharapkan dapat membuat masyarakat bisa merasa terpuaskan dan PT Smartfren menargetkan jaringan 4 G LTE di akhir tahun 2017 di seluruh Indonesia sudah 100 persen.

Untuk Jawa Timur, pihaknya melakukan langkah optimasi jaringan di Surabaya, Malang, Madiun, Jember, Kediri, Ponorogo, Ngawi, Ngajuk, Jombang, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Pemekasan, Gresik, Pasuruan, Sidoarjo, Banyuwangi, Blitar, hingga Tulungagung.

"Langkag serupa juga kami lakukan  hingga Denpasar dan Lombok,": katanya..


Layanan Digital
Sementara itu, Head of Digital Payment, Oktavianus, mengatakan semakin tinggi tingkat penetrasi internet dan smartphone, maka semakin mudah masyarakat menggunakan jaringan 4G LTE, karena itu pihaknya melakukan optimalisasi layanan digital  dengan memanfaatkan 4G LTE itu.

Dalam laporan survei selama satu semester tahun 2017, beberapa produk digital yang diminati pelanggan diantaranya sosial media, chat, video, musik, game. "Layanan video data dan plan untuk streaming video atau film secara online lewat Youtube," katanya.

Berdasarkan data akhir 2016 dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sebanyak 132,7 juta orang atau 52 persen dari jumlah penduduk Indonesia telah menjadi pengguna internet.

Dari jumlah itu tercatat 63 juta orang diantaranya mengakses internet menggunakan HP, dengan demikian PT Smartfren Telecom Tbk fokus untuk terus mengembangkan layanan digital khususnya yang berkaitan dengan lifestyle di dalamnya termasuk social media, chat, video, musik, game dan lainnya.

Menurut Vice President Brand & communication Derrick Surya, langkah densifikasi akan membuat pelanggan Smartfren dapat memperoleh pengalaman koneksi 4G+ untuk menikmati beragam layanan digital dengan nyaman, streaming video lancar.

"Sejak diluncurkan Kartu Perdana 4G GSM, respons masyarakat sangat baik, karena itu kami apresiasi dengan benefit kuota lebih besar setiap bulannya," kata VP Brand and Communications Smartfren, Derrick Surya.

Ia menjelaskan kenyamanan komunikasi lebih bagi pengguna telepon genggam (handphone) dengan membeli kartu perdana Smartfren itu sebesar 13GB per bulan dapat diterima pembeli kartu perdana Smartfren 4G GSM seharga Rp60.000 ketika melakukan aktivasi.

"Kartu perdana ini dapat digunakan di semua  handphone 4G GSM seperti, iPhone, Samsung, Lenovo, Oppo, Blackberry, Motorolla, Asus, dan Evercoss" ujarnya. (*)

Video oleh Desy Dora

Pewarta: Desy Dora

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017