New York (Antara Bali) - Kurs dolar AS diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor meragukan tentang agenda pro-pertumbuhan Presiden AS Donald Trump.

Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell mengakui kegagalan pada Senin (17/7) dalam upaya untuk mencabut dan mengganti undang-undang yang ditandatangani mantan Presiden Barack Obama, yang juga dikenal sebagai Obamacare, setelah lebih banyak senator Republik bergabung dengan oposisi menentang penggantian undang-undang tersebut.

Trump mengatakan pencabutan dan penggantian Obamacare harus terjadi sebelum tindakan dapat diambil pada rencana lainnya, termasuk pengurangan pajak utama.

Para analis mengatakan tampaknya ada kekhawatiran yang semakin meningkat bahwa agenda pro-pertumbuhan Trump, termasuk reformasi pajak, pengeluaran infrastruktur dan deregulasi mungkin akan memerlukan waktu lebih lama untuk bisa lolos daripada yang diperkirakan semula.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,55 persen menjadi 94,608 pada perdagangan akhir. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Antara News

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017