Kamis, 24 Agustus 2017

Bali Zoo Berhasil Membiakkan Harimau Benggala Langka

| 2.577 Views
id pembiakkan Harimau Benggala, harimau benggala, bali zoo
Bali Zoo Berhasil Membiakkan Harimau Benggala Langka
Harimau Bengala (Panthera Tigris Tigris) yang bernama Kartini membawa salah satu dari dua anaknya yang berumur 10 hari di Bali Zoo, Gianyar. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/wdy/2015)
Gianyar, Bali (Antara Bali) - Kebun Binatang Bali Zoo berhasil mengembangbiakkan harimau benggala yang tergolong satwa langka, dengan kelahiran bayi kembar, sehingga menambah populasinya menjadi 13 ekor sejak tahun 2005.

"Ini merupakan kelahiran harimau benggala langka ke delapan kalinya dari induk yang sama," kata Public Relations Executive Bali Zoo, Emma Kristiana Chandra, di Singapadu, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu.

Dua bayi hewan buas berwarna putih dan oranye itu, lahir pada Minggu (2/8) sekitar pukul 14.00 WITA melalui proses kelahiran normal.

Satwa langka yang diberi nama "Dewa" yang berjenis kelamin jantan, dan "Dewi" untuk yang betina itu, lahir dari induk berwarna putih "Kartini", memiliki berat masing-masing 2,7 kg dan 2,3 kg dengan panjang masing-masing 4 cm dan 4,4 cm.

Kelahiran bayi harimau kembar itu pun dinilai langka, mengingat keduanya sama-sama memiliki warna turunan dengan kedua induk betina dan jantan yang berwarna putih dan oranye.

Saat ini, kedua bayi harimau berumur 10 hari tersebut masih dalam pengawasan tim dokter hewan yang diketuai oleh drh Made Sugiarta, untuk menjaga kesehatan satwa langka tersebut.

Sedangkan sang induk juga diberikan tambahan vitamin dan kalsium, termasuk tambahan daging sapi satu kilogram tiap harinya.

Emma lebih lanjut menjelaskan bahwa induk dua bayi harimau itu, "Kartini" telah tujuh kali melahirkan bayi harimau, dengan sang jantan, "Buntung", dan satu kali dengan sang jantan "King" yang berwarna oranye, serta melahirkan dua anak harimau terakhir.

"Jumlah harimau benggala di sini menjadi 13 ekor yang kami konservasi, dan ada beberapa harimau lain yang diberikan kepada kebun binatang lain di Indonesia," ujarnya pula.

Kelahiran dua bayi harimau benggala itu menjadi keberhasilan di tengah upaya konservasi satwa langka yang dilindungi dan terancam dari kepunahan.

Harimau benggala (Panthera tigris tigris, sebelumnya dinamakan Panthera tigris bengalensis) adalah subspesies harimau di India, Bangladesh, Nepal, dan Bhutan.

Menurut World Wide Fund for Nature (WWF), terdapat sekitar 2.100 harimau benggala di alam bebas, dengan 1.411 di antaranya berada di India, 200 di Bangladesh, 150 di Nepal, dan 100 di Bhutan. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga