Berita Terkait
Singaraja (Antara Bali) - Pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Buleleng tahun 2012, diprediksi akan diikuti enam pasangan calon.

Ketua KPU Buleleng Kadek Cita Ardana Yudi, Jumat, mengatakan, pihaknya telah menyusun perencanaan dari proses awal maupun pada hari pelaksanaan.

Dia mengemukakan, KPU Buleleng telah pula memprediksi dana yang harus disiapkan pada pilkada Buleleng tahun 2012, termasuk jumlah pasangan calon yang akan mewarnai pesta demokrasi di daerah Bali utara itu.

Dana pelaksanaan pemilu yang akan digelar bulan Mei 2012, diprediksi mencapai Rp26 miliar, mengalami peningkatan yang cukup tajam dibandingkan dengan penyelenggaraan pilkada tahun 2007 lalu yang hanya Rp6 milyar.

Perkiraan dana yang harus disiapkan dalam pilkada nanti, sudah termasuk jika terjadi pemilu putaran kedua dan seterusnya.

Dari dana itu, nantinya 40 persen akan tersedot untuk honor  petugas di lapangan. Pada pilpres, untuk Ketua KPPS mendapat honor Rp225.000,- dan anggotanya masing-masing Rp200.000,-

Lonjakan dana pelaksanaan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Buleleng itu, kata Yudi dikarenakan jumlah penduduk di Buleleng mengalami peningkatan 8 persen atau sekitar 70 ribu, dengan total pemilih akan mencapai 698 ribu orang.

Sedangkan tempat pemungutan suara pada pemilukada 2012 akan disiapkan 1.518 TPS dua kali lipat dibandingkan dengan pilkada 2007 lalu yang hanya 914 TPS.

Ketua KPU Buleleng, Kade Cita Ardana Yudi juga menambahkan, dari peta perolehan suara di legislatif, bisa ada 6 pasangan calon, kini 3 partai sudah berhak mengajukan calon sesuai dengan suara yang diperoleh pada pilkada lalu, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Demokrat.

Menurut Ketua KPU setempat, banyak calon tidak akan mempersulit kerja panitia, justru nuansa demokrasi akan lebih  tampak dan masyarakat diberikan pilihan.

Selaku penyelenggara pilkada, Yudi punya keyakinan pesta demokrasi tahun 2012 di Buleleng akan berjalan aman dan lancar, sebab pengalaman pemilu 2007 lalu sudah sesuai dengan harapan.

Begitu pula kedewasaan politik masyarakat di Buleleng sudah semakin tampak, siap menerima kekalahan dan siap menang hendaknya tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan dimasa mendatang, kata Kadek yang mantan anggota KPU Kodya Denpasar ini.(*)

Editor: Masuki
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar