Rabu, 20 September 2017

Potensi Artis Bali Belum Digarap Maksimal

| 4.669 Views
id Artis Bali, Seniman Bali, PARCI
Potensi Artis Bali Belum Digarap Maksimal
Pelantikan Ketua DPD PARCI Kabupaten Badung IGA Primaningrat oleh Ketua DPD PARCI Bali, NTB dan NTT Casko Wibowo,Senin(23/9)(Foto ANTARA/Komang Suparta/I020/2013)
"Warga Bali sebagai pendukung dan pelestari seni budaya, sudah tentu melahirkan masyarakat yang memiliki jiwa seni. Dari jiwa seni tersebut maka akan melahirkan artis-artis yang berpotensi,"
Denpasar (Antara Bali) - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Artis Remaja dan Cilik Indonesia (PARCI) Wilayah Bali, NTB dan NTT Casko Wibowo mengatakan potensi warga untuk menjadi artis di Pulau Dewata cukup banyak, namun hingga saat ini belum digarap secara maksimal.

"Warga Bali sebagai pendukung dan pelestari seni budaya, sudah tentu melahirkan masyarakat yang memiliki jiwa seni. Dari jiwa seni tersebut maka akan melahirkan artis-artis yang berpotensi," kata Casko Wibowo di sela-sela pelantikan pengurus PARCI Kabupaten Badung, Senin.

Ia mengatakan dari dulu Pulau Dewata memiliki seniman-seniman tradisional yang cukup terkenal di masyarakat melalui kesenian Drama Gong dan Arja. Itu artinya bibit-bibit seni sudah mengalir dalam setiap individu warga Bali.

"Namun dalam perkembangan modern kesenian dan budaya tidak akan surut dan selalu melekat pada diri manusia Bali itu sendiri. Tetapi mereka akan terjun ke dalam dunia seni modern, seperti drama modern dan dunia sinetron (akting film)," katanya.

Namun masyarakat Bali yang sudah menekuni bidang artis sinetron, kata dia, belum sepenuhnya mampu mendobrak ke tingkat nasional. Hal itu banyak penyebabnya, di antaranya kurang ada wadah yang menjembatani, pelatihan atau pendidikan dibidang keartisan sehingga tidak mampu tampil di tingkat nasional.

"Melalui organisasi PARCI ini diharapkan akan menjadi jembatan untuk melahirkan bibit-bibit artis di daerah dan mampu tampil di tingkat nasional," katanya.

Ia mengatakan di Bali banyak dijadikan objek untuk menggarap sinetron bahkan film layar lebar, karena didukung dengan kondisi alamnya yang indah serta berbagai objek wisata. Namun soal artis hampir semuanya didatangkan dari Ibu Kota Jakarta.

"Artis Bali belum mampu berperan banyak, padahal dari segi sumber daya manusia cukup mendukung untuk menjadi peran dalam garapan sinetron, namun kenyataannya belum mampu tampil sebagai peran pembantu utama, bahkan semuanya dilakoni oleh artis Jakarta," ucap fotografer termuda itu.

Tantangan itulah, kata dia, menjadi pekerjaan rumah untuk pengurus PARCI agar ke depannya artis-artis lokal bisa diangkat menjadi artis tingkat nasional.

"Kami yakin bisa mewujudkan hal tersebut bila semua pengurus dan pemangku kepentingan mendukung program-program yang dipersiapkan PARCI," ucapnya.

Sementara Ketua DPD PARCI Kabupaten Badung, IGA Primaningrat mengaku dirinya akan terus berupaya dalam kepemimpinannya untuk menjadikan artis-artis Bali mampu tampil di tingkat nasional dalam menggarap sinetron dan film serta kegiatan lainnya.

"Dalam masa kepemimpinan ini, saya akan membuat infrastruktur untuk menjadikan artis-artis Bali percaya diri dan bisa tampil ke tingkat nasional. Pertama yang akan kami renacanakan adalah membuat pelatihan, antara lain `course dan workshop untuk presenter, model, acting, olah vokal dan fotografi`," katanya.

Ia mengatakan langkah ini guna mempersiapkan artis-artis Bali mampu bersaing dengan artis nasional, tidak hanya dalam sinetron sebagai peran figuran.

"Harus mempunyai dulu artis-artis yang kemampuannya terlatih dalam dunia peran, setelah itu baru kita beri akses ke pertelevisian. Selama ini artis kita hanya dapat porsi sebagai penggembira atau figuran saja," katanya.*(I020)

Editor: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Baca Juga