Berita Terkait
Denpasar (Antara Bali) - Kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir memengaruhi harga telur ayam di Provinsi Bali.

"Harga telur naik akibat pasokan berkurang karena beberapa wilayah dilanda banjir," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Ni Wayan Kusumawathi, di Denpasar, Kamis.

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan survei tim Disperindag di sejumlah pasar tradisional di Bali harga telur ayam ras saat ini mencapai Rp20.000 per kilogram. Padahal sepekan sebelumnya hanya Rp19.000 per kilogram.

Demikian halnya dengan telur ayam kampung yang dijual pedagang di sejumlah pasar tradisional seharga Rp22.000 per kilogram. Pekan lalu hanya Rp20.000 per kilogram.

"Harga bawang merah sempat mengalami kenaikan. Namun dalam dua hari terakhir sudah kembali turun," katanya.

Saat ini harga bawang merah di pasaran Rp20.000 per kilogram, sedangkan dua hari sebelumnya sempat menyentuh level Rp22.000.

"Kenaikan harga rempah-rempah dan sayuran lebih banyak disebabkan oleh menurunnya kapasitas produksi karena hujan di beberapa wilayah mengakibatkan tanaman petani banyak yang rusak," kata Kusumawathi. (M038)

Editor: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar