Berita Terkait
Palembang (Antara Bali) - Tim Komisi Nasional Perempuan yang dipimpin Wakil Ketua Desti Murdjani akan meninjau Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir , Sumatera Selatan, Sabtu (11/8) guna melihat kondisi masyarakat terutama perempuan dan anak-anak pasca terjadinya bentrokan antara petani dengan polisi pada 27 Juli lalu.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komnas Perempuan Desti Murdjani didampingi  ketua Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan (Womens Crisis Centre) Yeni Roslaini Izi di kantor WCC Palembang, Jumat malam.

Menurut Desti, dia bersama timnya dan aktivis perempuan di Palembang akan mengumpulkan data dan informasi mengenai dampak yang dirasakan perempuan dan anak-anak di Desa Limbang Jaya dan sekitarnya pascabentrokan yang mengakibatkan seorang anak petani meninggal dunia dan beberapa perempuan mengalami luka tembak.

Data dan informasi tersebut akan digunakan untuk menyiapkan pola yang tepat guna membantu masyarakat menghilangkan trauma atau yang dikenal dengan program penyembuhan trauma atau "Trauma Healing".

Sementara Ketua WCC Palembang Yeni Roslaini Izi didampingi Ketua Solidaritas Perempuan Palembang ekawati mengatakan, dia sudah beberapa kali turun ke lokasi terjadinya bentrokan berdarah itu dan kondisi masyarakatnya terutama ibu dan anak-anak mengalami trauma dalam bentuk ketakutan setiap mendengar suara mirip letusan senjata api, seperti bunyi petasan.

Selain itu anak-anak ketakutan setiap kedatangan tamu asing ke rumahnya dan saat melihat polisi merasa benci karena mereka menganggap sosok yang kejam.(*/T007)

Editor: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar