Berita Terkait
Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menetapkan 18 hari kerja sebagai hari libur lokal terkait berbagai kegiatan ritual keagamaan umat Hindu, disamping 13 hari libur nasional dan lima hari cuti bersama selama 2012.

"Libur fakultatif khusus di Pulau Dewata itu dimaksudkan agar umat Hindu dapat melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan persembahyangan dengan baik," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan libur lokal yang ditetapkan sebanyak 18 hari kerja itu terdiri dari Hari Siwa Ratri yaitu hari perenungan dosa selama dua hari, 22-23 Januari 2012, kemudian Penampahan Galungan I pada 31 Januari 2012.

Hari Raya Galungan I yaitu hari kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan) pada 1 Februari 2012, dan Umanis Galungan I pada 2 Februari 2012.

Selain itu, tiga hari berturut-turut meliputi penampahan Kuningan I, Hari Raya Kuningan I dan Umanis Kuningan I 10-12 Februari 2012, Tawur Agung Kesanga 22 Maret 2012, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1934 pada 23 Maret 20012, Ngembak Geni 24 Maret 2012.

Hari Raya Saraswati, hari lahirnya ilmu pengetahuan pada 16 Juni 2012, Hari Raya Pagerwesi  yang bermakna untuk mengokohkan kekuatan iman pada 20 Juni 2012, Hari Penampahan Galungan II 28 Agustus 2012, Hari Raya Galungan II 29 Agustus 2012 dan Umanis Galungan II 30 Agustus 2012.

Tiga hari berturut-turut Penampahan Hari Raya Kuningan II, Hari Raya Kuningan II dan Umanis Kuningan II 16-18 September 2012.

Selain libur fakultatif tersebut juga terdapat 13 hari libur nasional 2012 yang meliputi tahun baru masehi 1 Januari 2011, tahun baru Imlek 2563 pada 23 Februari 2012, Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Februari 2012, Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1934 pada 23 Maret 2012 dan wafatnya Yesus Kristus 6 Mei 2012.

Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 17 Juni 2012, Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2012, Idul Fitri Syawal 1433 H 19-20 Agustus 2012, Idul Adha 1433 H 26 Oktober  2012, Tahun Baru Hijriah 1433 15 November 2012 dan Hari Raya Natal 25 Desember 2014.

Empat hari cuti bersama meliputi kenaikan Yesus Kristus 18 Mei 2012, Idul Fitri 1 Syawal 1433 21-22 Agustus 2012, Tahun Baru 1434 H 16 November 2012 dan cuti Hari Raya Natal 24 Desember 2012.(M038/T007)

Editor: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar