Denpasar (Antara Bali) - Sebanyak tiga orang korban gempa di Bali, Kamis (13/10), masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar.

"Ketiga pasien sampai sekarang masih dalam tahap pemulihan dari cedera yang mereka alami," kata Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUP Sanglah, dr IGB Ken Wirasandi, di Denpasar, Jumat.

Menurut dia, ketiga pasien mengalami luka atau cedera pada bagian kepala. Salah seorang di antaranya mengalami luka yang cukup serius.

Ketiga pasien tersebut dirawat di tempat terpisah. Dua orang di antaranya dirawat di ruang "Medical Surgery", sedangkan seorang lagi dirawat di ruang Ratna.

"Ketiga pasien itu bernama Candra Darma Saputra (8), Made Wardana (17) dan Ayu Diah Ulandari (17)," ujar Ken Wirasandi menjelaskan.

Dia mengatakan, sebelumnya sampai Kamis malam tercatat sebanyak 54 korban gempa bumi berkekuatan 6,8 pada Skala Richter (SR) yang diobati di RSUP Sanglah.

Akan tetapi 49 orang di antaranya sudah bisa diperbolehkan pulang saat itu juga, sedangkan lima pasien harus menjalani rawat di rumah sakit rujukan terbesar di Bali itu.

"Tadi siang, dua pasien yang menjalani rawat inap sudah diperbolehkan pulang sehingga yang tersisa sebanyak tiga orang," katanya.(**)