Jumat, 22 September 2017

Ratusan Layangan Mengudara di Kawasan Wisata Tanah Lot (Video)

| 590 Views
id Tabanan Kites Festival, Festival Layang-Layang, wisata tanah lot, pemkab tabanan, bali visit
Ratusan Layangan Mengudara di Kawasan Wisata Tanah Lot (Video)
Ilustrasi - Warga menyaksikan layang-layang jenis Janggan raksana atau nagaraja berukuran raksasa saat festival layang-layang 2017 di Sanur, Bali, Minggu (23/7). ANTARA FOTO/Wira Suryantala/wdy/17. (edm)
Bayangkan 1.500 layangan mengudara di subak dekat objek wisata Tanah Lot, ya... alangkah indahnya langit Tabanan
Tabanan (Antara Bali) - Ratusan layang-layang mengudara di areal Subak Gadon kawasan wisata Tanah Lot Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu, untuk memeriahkan Festival Layang-Layang yang memperebutkan hadiah sebesar Rp100 juta itu.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9-10 September 2017 itu dibuka Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Ketua Panitia Kegiatan tersebut I Made Edi Wirawan melaporkan, kegiatan lomba layang-layang yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Tabanan ini mendapat perhatian besar dari masyarakat, karena peserta datang dari sejumlah kabupaten lainnya di Bali.

Peserta yang ikut ambil bagian sebanyak 1.500 orang. Dalam kejuaraan kali ini memperebutkan piala bergilir Bupati Tabanan untuk kategori layangan Pecukan.

"Layangan sudah menjadi tradisi turun menurun dari nenek moyang kita. Layangan Pecukan merupakan khas Kabupaten Tabanan yang patut dilestarikan," ujar I Made Edi Wirawan.

Para peserta selain memperebutkan hadiah utama Rp100 juta, panitia juga menyediakan hadiah hiburan berupa kulkas, televisi dan hadiah menarik lainnya.

Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya seusai membuka lomba layangan tersebut ikut menaikan layangan pecukatan milik Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryasturi yang berwarna dasar putih dan berisikan warna merah dan hitam.

Ia memberikan apresiasinya atas pelaksanaan "Tabanan Kites Festival". Dalam setiap ajang Festival layangl-ayang yang ada dimanapun digelar di Pantai Padang Galak Sanur Denpasar peserta dari Tabanan selalu ikut ambil bagian.

Hal itu karena tradisi Layang - layangini sudah diwarisi secara turun temurun dari leluhur. Kabupaten Tabanan dari zaman dulu merupakan pelopor memainkan layang - layang, karena sesudah dari memanen padi di sawah para petani menghibur diri dengan angin yang kencang memainkan layang - layang.

Tabanan merupakan lumbung padi dari dahulu di Bali, patutlah melestarikan layangan agar tidak punah oleh zaman. Maka dari itu saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mengapresiasi lomba layang-layang tersebut.

"Bayangkan 1.500 layangan mengudara di subak dekat objek wisata Tanah Lot, ya... alangkah indahnya langit Tabanan," ujarnya.

Hal itu diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke daerah Tabanan. (WDY)

Video oleh Pande Yudha


Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga