Rabu, 20 September 2017

Australia-Bali Mantapkan Pertukaran Seni Budaya

| 842 Views
id Lokakarya musik, pertukaran, seni budaya, australia-bali
Australia-Bali Mantapkan Pertukaran Seni Budaya
Ilustrasi - Belasan mahasiswa Universitas Australia Barat (UWA) yang didampingi Prof Dr Paul Trinidad berfoto bersama dengan para pengurus Ashram Vrata Wijaya Denpasar, Jumat (29/6). (FOTO ANTARA/I Ketut Sutika/2012)(edm)
Denpasar (Antara Bali) - Konsulat Jenderal Australia di Bali menggelar lokakarya musik melibatkan para pelajar sebagai upaya memantapkan kolaborasi serta pertukaran seni budaya antara musisi Australia dan Indonesia, khususnya Pulau Dewata.

Lokakarya tersebut menampilkan pembicara musisi jazz Julian Banks dari Australia dan musisi Kendang Sunda Indonesia, Cepi Kusmiadi pada kegiatan yang berlangsung di Yayasan Pendidikan Dria Raba, Denpasar, Jumat.

Julian Banks bersama Cepi Kusmiadi pada kesempatan itu memperkenalkan kolaborasi music jazz modern Australia dengan perkusi tradisional Indonesia dan mempertunjukkan sejumlah karya musik yang telah mereka hasilkan.

Para pelajar juga diajak berdiskusi mengenai penggabungan musik modern dan tradisional serta mencoba memainkan dan mengenali suara-suara yang dihasilkan dari berbagai alat musik.

Konsul Jenderal Australia di Bali, Dr Helena Studdert menyampaikan penghargaannya atas kesediaan para musisi untuk secara sukarela memberikan latihan keterampilan menyangkut seni kepada pelajar.

"Kolaborasi artistik itu mencerminkan hubungan budaya dan orang ke orang yang dekat dan sudah berlangsung lama antara Australia dan Indonesia, khususnya di Bali," tambah Dr Studdert.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Dria Raba, Dayu Pradyani sangat mengapresiasi pelaksanaan lokakarya musik tersebut.

"Pendengaran anak-anak tuna netra sangat peka akan musik, jadi pelaksanaan lokakarya yang memperkenalkan siswa kami dengan berbagai alat musik yang dapat dikolaborasikan sangat tepat sasaran," kata Dayu Pradyani.

"Hal ini merupakan kesempatan sangat bagus bagi siswa dan kami berterimakasih atas kepercayaan yang sudah diberikan Konsulat Jenderal Australia untuk bekerja sama menyelenggarakan kegiatan tersebut," katanya.

Sekitar 30 siswa dan pengajar Yayasan Pendidikan Dria Raba mengikuti

lokakarya yang diakhiri dengan bermain dan berimprovisasi musik bersama.

Melalui program Bantuan Langsung, Konsulat Jenderal Australia

memberikan bantuan bagi Yayasan Pendidikan Dria Raba untuk melengkapi dan perbaikan fasilitas serta peralatan musik di sekolah yang dikelola oleh yayasan tersebut. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga