Minggu, 20 Agustus 2017

Sekaa Gong Wanita Badung Pukau Penonton PKB

| 773 Views
id sekaa gong, gong wanita, gong kebyar, duta badung, pkb, pemkab badung
Mangupura (Antara Bali) - Sekaa (kelompok) Gong Wanita Gita Pertiwi Budaya, Banjar Basangkasa, Seminyak Kecamatan Kuta mampu memukau penonton dalam pagelaran Gong Kebyar Wanita, Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39, di Taman Budaya Denpasar, Bali.

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa di Mangupura, Minggu, memberikan apresiasi kepada sekaa Gong Wanita Gita Pertiwi Budaya karena sudah tampil baik dengan gerakan tari yang menghibur para penonton yang hadir dalam acara PKB tersebut.

"Penampilan duta Badung ini saya apresiasi karena sudah mampu menyuguhkan tontonan yang apik. Semua tidak terlepas dari kerja keras selama ini, semangat dan rasa percaya diri sehingga dapat diekspresikan dengan bagus dalam penampilan," ujarnya.

Ia mengharapkan, ke depannya semangat ini menjadi spirit bagi sekaa gong wanita lainnya yang ada di Kabupaten Badung. "Spirit ini harus terus ditanamkan agar mampu menciptakan kreasi kreasi yang baru sehingga tidak monoton," ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa mengharapkan sekaa gong wanita di Kabupaten Badung terus memacu diri untuk dapat menciptakan kreasi musik (tetabuhan) baru.

"Kami mengharapkan para sekaa gong di Badung mampu menyuguhkan kreasi musik baru dengan fragmen tari unik yang tidak lepas dari tema dari Pesta Kesenian Bali (PKB)," ujarnya.

Duta Kabupaten Badung ini menyuguhkan kesenian berupa Tabuh Kreasi Pepanggulan dengan mengambil lakon Grehing Samudra yang dilanjutkan dengan Tari Kupu-Kupu Tarum, Tabuh Kreasi Luwah dan yang terakhir Tari Jejangeran Yowana Prawerti.

Sebelumnya, pementasan duta Badung di Taman Budaya itu dihadiri Wabup Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung Ni Luh Gede Sri Mediastuti dan A.A. Ngurah Nadi Putra, Ketua TP PKK Nyonya Seni Giri Prasta, Ketua DWP Badung Nyonya Nesya Yoga Segara, serta Kepala Perangkat Daerah di daerah setempat. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017