Minggu, 28 Mei 2017

BPJS Ketenagakerjaan Banuspa Bayar Klaim Rp184,98 Miliar

| 248 Views
id jaminan sosial, jaminan pensiun, program jht, program jkk, jaminan hari tua, BPJS Ketenagakerjaan
Kuta (Antara Bali) - BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa) membayar klaim sebesar Rp184,98 miliar hingga April 2017 kepada 18.117 peserta yang sebagian besar untuk pencairan jaminan hari tua (JHT).

"Pembayaran jaminan terbanyak adalah program JHT dengan total 16.847 kasus, 85 persen di antaranya tenaga kerja yang melakukan pengajuan klaim itu karena mengundurkan diri dari pekerjaannya," kata Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banuspa Kuswahyudi di Denpasar, Kamis.

Menurut Kuswahyudi, total pencairan JHT mencapai Rp169,5 miliar disusul Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak Rp7,3 miliar, jaminan kematian dengan total klaim mencapai Rp7,5 miliar dan jaminan pensiunan (JP) dengan total klaim mencapai Rp533 juta.

Terkait dengan program JKK, Kuswahyudi menyebutkan terdapat 573 kasus dengan rincian yakni meninggal dunia sebanyak 23 orang dengan total klaim sebesar Rp2,9 miliar, cacat fungsi (12) sebesar Rp101,9 juta, cacat sebagian (14) Rp288,4 juta dan kasus yang masih dalam perawatan sebanyak 248 kasus.

Sebagian besar kasus yang ditangani tersebut dialami oleh pekerja laki-laki sebanyak 385 kasus dan 141 kasus dialami oleh pekerja wanita.

Berdasarkan usia hingga April 2017 tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja adalah rentang usia di bawah 25 tahun sebanyak 147 kasus sedangkan dilihat dari waktu yang terbanyak dalam kecelakaan kerja dari pagi hingga siang sebanyak 210 kasus.

Kuswahyudi menambahkan di wilayah kerjanya, pihaknya telah bekerja sama dengan 348 fasilitas kesehatan pusat trauma dengan rincian 93 rumah sakit, 248 klinik/puskesmas dan tujuh Balai Latihan Kerja.

Trauma center ini berfungsi sebagai fasilitas kesehatan untuk melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja hingga peserta dapat kembali bekerja.

Namun, jika tenaga kerja yang mengalami risiko kecacatan, BPJS ketenagakerjaan bekerja sama dengan balai latihan kerja melalui program "Return To Work" (RTW) dengan memberikan pelatihan kepada peserta yang mengalami kecacatan.

Saat ini, sebanyak 2.100 perusahaan yang telah berkomitmen mendukung program RTW. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga