Jumat, 28 Juli 2017

LKBN Antara Bali Kunjungi Panti Werda

| 2.279 Views
id LKBN Antara Biro Bali, Panti Sosial, panti Tresna Werda Wanaseraya, LKBN Antara, hut lkbn antara
LKBN Antara Bali Kunjungi Panti Werda
Kepala Biro Perum LKBN Antara Biro Bali, Edy M Ya'kub menyerahkan bingkisan kepada salah seorang penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Wanaseraya di Denpasar. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/wdy/2016)
Denpasar (Antara Bali) - Perum LKBN Antara Biro Bali mengunjungi Panti Sosial Tresna Werda Wanaseraya Denpasar untuk memberikan bingkisan dan dukungan moral kepada puluhan lanjut usia (lansia) sekaligus memperingati HUT ke-79 kantor berita itu.

Kepala Perum LKBN Antara Biro Bali Edy M Ya`kub bersama staf dalam kunjungan sosial itu diterima Koordinator Panti Sosial tersebut Wayan Suanta di panti lansia yang terletak di Jalan Gumitir, Denpasar Timur itu, Selasa.

Dalam kunjungan itu, Edy M Ya`kub beserta staf mendatangi satu persatu lansia di masing-masing ruangan kamarnya sambil menyerahkan bingkisan berupa kain, serta membeli sebagian kerajinan tangan yang merupakan buah karya mereka.

Wayan Suanta menjelaskan lansia yang ditampung di panti sosial yang dikelola Dinas Sosial Provinsi Bali itu sebanyak 51 orang, termasuk sepuluh orang kiriman dari Rumah Sakit Jiwa Bangli, karena tidak memiliki anggota keluarga.

Dari 51 lansia tersebut, sebagian diantaranya berasal dari luar Bali antara lain dari sejumlah daerah di Jawa dan Sumatera.

Dalam operasional panti tersebut, para lansia ditangani oleh 18 orang, lima diantaranya PNS sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Menurut dia, operasional panti selama ini hampir tidak menghadapi hambatan dan kendala, namun panti yang berkapasitas 50 orang itu menghadapi hambatan jika ada penghuninya yang meninggal dunia, terutama penghuni yang beragama Hindu, karena umumnya mereka tidak memiliki anggota keluarga.

"Soalnya biaya kremasi hingga pengabenan itu mencapai Rp10 juta, padahal pemerintah hanya menyediakan dana untuk keperluan itu sebesar Rp2 juta," ujar Suanta.

Sementara itu, penghuni panti non-Hindu yang meninggal itu tidak masalah, karena dengan biaya Rp2 juta itu sudah cukup untuk membiayai proses pemakaman sesuai dengan agama yang dianut.

Oleh karena itu, Koordinator Panti tersebut Wayan Suanta mengaku bangga atas kedatangan karyawan Perum LKBN Antara Biro Bali tersebut dalam memberikan perhatian kepada para lansia.

"Melihat kondisi lansia, termasuk mereka yang tidak mampu beraktivitas itu, semua pihak hendaknya mampu memberikan perhatian lebih besar kepada mereka," katanya.

Kunjungan sosial Perum LKBN Antara Biro Bali itu merupakan salah satu kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 yang jatuh pada 13 Desember 2016.

Sebelumnya, HUT juga dilakukan dengan mengadakan rekreasi bersama yang melibatkan seluruh keluarga besar karyawan-karyawati Perum LKBN Antara.

Rekreasi akhir tahun itu dilaksanakan ke Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Kabupaten Tabanan pada Minggu, 27 November 2016. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga